Sabtu, 01 Oktober 2016

Tanda seseorang mengenal Allah.

1 Yohanes 2:3-6 (TB) Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. http://www.bibleforandroid.com/v/41da43fc30c6
Sangatlah mudah untuk menentukan seseorang itu mengenal Allah atau tidak yaitu apakah orang tersebut melakukan firman yang telah dikatakan dalam Alkitab, kalau orang tersebut tidak melakukan firman Allah tetapi mengatakan dengan mulutnya sebenar orang tersebut telah berdusta. Dan didalam diri orang tersebut tidak ada kebenaran. Apa itu perintah Allah ? Sangat banyak, seperti : mengampuni, jangan balas kejahatan dengan jahat pula tetapi mendoakan orang tersebut, jangan mengumpulkan harta di bumi tetapi di Sorga, kasih, panjang sabar dan lain sebagainya, berdoa, membaca Alkitab. Memang tidak banyak ayat yang mengatakan membaca Alkitab adalah sebuah keharusan, mungkin dalam mazmur ada bahkan firman itu harus direnungkan siang dan malam. Dan lagi kalau kita tdk memgaca Alkitab dari mana kita apa2 saja yg termasuk firmah Allah. Pada ayat 6 dikatakan ba,hwa kita wajib hidup seperti   Yesus pernah hidup.

Jumat, 30 September 2016

Terang versus Gelap

1 Yohanes 1:2, 5-8 (TB) Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami. Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. http://www.bibleforandroid.com/v/ffeabf189c87
Yohanes meminta pada kita agar hidup di dalam terang karena Allah itu terang, berarti barang siapa hidup didalam terang dia hidup bersama Allah. Dijelaskan juga kalau kita hidup di dalam terang artinys tidak lagi hidup dalam kegelapan. Apa artinya hidup di dalam terang ? Artinya hidup kita terbuka dan transparan, luar dan dalam sama tidak ada yang disembunyikan dan transparan dan hidup di dalam gelap adalah sebaliknya. Hidup di dalam terang berarti juga segala sesuatu terlihat dan terbuka.  Juga berarti kita berani karena kita tahu kita benar. Mungkin kita merasa malu sejenak kalau kita terbuka akan dosa2 kita tetapi akan bersukacita setelahnya. Saya mengajak kita untuk terbuka dan mengaku dosa satu sama lain agar kita merasa  lega karena tidak ada yang kita sembunyikan. Memang dibutuhkan satu keberanian, tetapi percayalah kita akan merasa lega setelahnya kalau tidak tentunya Yohanes tidak mengajak kita untuk hidup di dapam terang dan mengaku dosa satu dengan lainya. Amin

Senin, 26 September 2016

Mengaku Dosa

1 Yohanes 1:9 (TB) Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Dalam buku Yohanes  ini banyak sekali digunakan kata " jika ", jika kita begini maka yang kita dapat begini. Berarti disini peran kita menjadi penting. Peran Tuhan mengikuti apa yang kita lakukan. Dalam bahasan kali ini menyangkut doss dan pemgakuan dosa. Saya berdosa, andapun berdosa dan semua orang telah berdosa, Tuhan hanya meminta kita rendah hati mengakui doss yang kita telah perbuat, itu saja yang Tuhan minta nyaitu pengakuan tetapi bukan berarti pengakuan sudah cukup dan kita melakukan lagi tetapi jangan berbuat dosa lagi, pengakuan adalah landasan awal untuk kita melangkah lagi, seperti seorang bayi yang lagi belajar jalan jatuh tidak menjadi penghalan sibayi untuk bangun dan melangkah lagi, kitapun sepstutnya seperti itu saat kita jatuh bangun lagi dan melanglah lagi menuju kesasaran yang kita tuju. Pengakuan dosa pertama tama tentunya kepada Tuhan dan selanjutnya pada orang yang membimbing kita. Bahkan Daud sendiri menuliskan kejahatannya dan dosanya pada semua orang denh0gan membuat sebuah Mazmur trntang betapa tela berdosanya dia saat berbuat mesum dengan istri Uria dan bagaimana dia memperoleh Betsyeba dengan cara yang sangat licik. Tanpa rasa malu perbuuatan tersebut dia sudah lakukan dan bagaimana dia bangkit lagi dari keadaannya yang telah terpuruk.

Sabtu, 24 September 2016

Allah adalah Terang

1 Yohanes 1:5-6 (TB) Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
Allah adalah terang...pernyataan ini menunjukan pada kita bahwa, kitapun harus hidup didalam terang juga. Apa itu terang ? Diayat 6 terang itu dikaitkan dengan kebenaran, jadi arti yang berlawanan dengan kata terang adalah ketidak benaran. Jadi siapa saja yang tidak melakukan ketidak benaran dia hidup di dalam ke gelapan. Tentu saja hidup di dalam kegelapan tidak enak sama sekali, misalnya kita masuk suatu ruangan yang gelap tentu hal yang pertama sekali adalah kita menghidupkan lampu untuk kita bisa nyaman melihat barang2 yang ada dan kita tidak terajtuk dan membuat kita terjatuh karenanya. Tetapi sangat disayangkan hari ini banyak orang tidak hidup dalam kebenaran mereka lebih memilih hidup dalam kegelapan, darimana kita tahu ? Kita bisa ketahui dari hidupnya yang tidak melakukan kebenaran dan cenderung memilih melakukan hal2 yang jahat. Berarti mereka memilih hidup di luar terang atau memilih hidup di dalam kegelapan atau di luar Allah. Bagaimana dengan kita ? Di mana kita hidup hari ini ? Apakah di dalam terang atau di dalam gelap ? Tanda apakah seseorang hidup di dalam kegelapan ? Yang pertama tentunya keterbukaan, karena hidup di dalam terang pastinya segala sesuatu terlihat dengan jelas.

Rabu, 21 September 2016

Ciptaan Allah

Pengkhotbah 8:17 (TB) maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya. Memang sungguhlah benar ayat ini karena sampai dengan detik ini dimana zaman dan teknologi sudah begitu maju tetap saja para ahli masih bingung dan kerap kali berbeda pendapat terhadap ciptaan Allah. Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa memang banyak ciptaan Allah masih membingungkan manusia, bukannya Allah  menutupi hal tersebut tetapi manusialah yang tidak sanggup untuk meyelaminya, karena manusia adalah terbatas sementara Allah dan tidaklah terbatas. Jadi janganlah salahkan Allah dalam hal ini, karena manusia terhebat sekalipun adalah tetap ciptaan Allah yang terbatas. Sungguh luar biasa Tuhan itu. Bukanlah kita tidak boleh mencari tahu tentang ciptaan Allah, saya hanya mau mengatakan bahwa kalau ciptaan Allah tidak bisa dipahami, itu bukanlah Allah tidak ada atau bukan diciptakan Allah, itu hanyalah manusia yang terbatas kemampuannya untuk mengerti dan memahami Allah. Amin.

Minggu, 18 September 2016

Mengasihi

Matius 5:2, 46-47 (TB) Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?
Mengasihi adalah salah satu ajaran Yesus yang sulit penerapannya karena Yesus menekankan mengashi orang yang tidak mengasihi kita tentu sebagai manusia ini sulit, karena kecederungan sebagai manusia tentu kita akan mengasihi orang yang mengasihi kita artinya sebagai manusia akan sulit mengasihi manusia lain yang lain dari kita apalagi orang yang tidak mengasihi kita. Tetapi itulah yang diajarkan Tuhan Yesus, sulit memang tetapi bukan tidak bisa. Dibutuhkan peyangkalan diri untuk itu. Contoh lain untuk menggambarkan kasih adalah orang Samaria yang baik hati yang terkal itu. Mengorbkan waktu, tenaga dan materi. Itulah kasih yang sebenarnya walaupun orang tersebut tidak dikenalnya sama sekali. Bagaimana dengan kita ? Sudahkah kita mengasihi sesuai dengan ajaranNya ?

Kamis, 15 September 2016

Hidup dan kehidupan

Hidup ini tidaklah sebuah ilmu pasti yang 2+2=4, biss saja 3,5,6n atau bahkan 10, kalau hidup seseorang begitu perfect pasti ada yang salah pada orang tersebut, ada orang yang menggambarkan kehidupan seperti sebuah roda pedati yang tidak selamanya seseorang tersebut berada di atas ada kalanya dibawah dan itu adalah benar adanya. Seperti pemazmur katakan dalam Maz.73:4 , sepertinya binggung kog bisa orang2 yang hidupnya kacau tetapi mereka gemuk dan tidak dilanda penyakit atau Salomo dalam Buku Pengkotbah berkata semua sia-sia belaka dan sekali lagi benar. Bukankah kita mengalaminya dalam kehidupan sehari-hari, kita melihat dan menjadi saksi bagaimana dengsn anak2 kecil yang tidak tahu apa2 mengalami penderitaan demi penderitaan seperti di Palestina misalnya sedang yang korupsi hidup teang, memang ada yang tertangkap tetapi tidak sedikit yang terluput.