Senin, 26 Desember 2016

Ayub

Ayub 1:1, 21-22 (TB) Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.
Iman Ayub benar2 dicobai dan dia tetap teguh, tdklah mudah menerima cobaan seperti ini Ayub sanggup karrna dia saleh dan menjahui kejahatan serta percaya bahwa Tuhan yang pegang kontrol dlm segala galanya, Ayub mengenal betul siapa Tuhannya. Pencobaan bisa datang pada siapa saja tetapi pengenalan akan Tuhan yang akan membedakan sikap kita dalam menerima pencobaan itu.

Rabu, 21 Desember 2016

Kelahiran Tuhan Yesus

Matius 2:16-18 (TB) Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: "Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi."
Kelahiran Yesus bukan saja membawa sukacita  tetapi duka yang mendalam bagi keluarga yang memiliki anak usia 2 thn kebawah. Tidak tahu ada berapa banyak keluarga yg memiliki anak2 seusia itu tetapi bisa dibayangkan betapa berdukanya ayah ibunya. Tetapi hal ini kurang populer utk bahan kotbah, orang2 lebih tertarik dgn sukacita Natal yaitu Tuhan datang utk membebasakan manusia dari hukuman dosa dan itu memang benar adanya, saya hanya mau berkata bahwa sebenarnya bukan hanya Yusuf dan Maria serta bapa di Sorga yg berkorban tetapi banyak orang2 lain lagi yg namanya tdk tercantum dalam Alkitab. Saya hanya ingin menunjukan betapa mahalnya harga keselamatan kita, kita patut bersyukur karenanya.

Kamis, 08 Desember 2016

Berbuat baik

Galatia 6:1, 9-10 (TB) Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. http://www.bibleforandroid.com/v/d4e74f22002d Paulus mengajarkan pada kita untuk tidak jemu jemu berbuat baik tetapi Paulus lebih menekankan kepada saudara saudara seiman. Paulus disini tdk mengatakan kalau tdk seiman jangan berbuat baik terhadap mereka, Paulus hanya memberi penekanan untuk berbuat baik kepada saudara2 seiman. Ini bukan tanpa alasan. Karena pada waktu itu orang2 Kristen menerima penganiayaan berat dari penguasa saat itu nyaitu orang2 Roma, jadi penting sekali untuk sesama Kristen untuk berbuat baik sesama Kristen untuk menunjukan kasih satu sama lainnya. Wajarkah Ayub berkeluh kesah terhadap apa sedang menimpa Ayub ? Bagaimana Tuhan melihat ini semua apakah Dia bangga akan Ayub ? Kalau melihat ayat 6 ini tentunya Tuhan pantas bsngga kepada Ayub, walaupun sebelumnya mungkin Allah kuatir saat Ayub menyesal sudah dilahirkan dan mengutuk hari kelahirannya tetapi pada akhirnya kemenangan ada dipihak yang benar. Bagaimana dengan kita hari ini, apa yang membuat Tuhan bangga akan kita. Apalah karena kita sukses secara materi ataukah Allah berbangga hati karena iman kita yg tdk tergoyahkan sekalipun hidup ini tdk selamanya adil menurur fikiran kita ?

Jumat, 18 November 2016

Pertumbuhan seorang Kristen

1 Korintus 3:2 (TB) Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya. http://www.bibleforandroid.com/v/075eebd00e0d. Menjadi orang Kristen adalah wajib untuk bertumbuh. Itu menjadi wsjib bagi siapa saja. Pertumbuhan disini oleh Paulus mengumpamakan dengan makanan yang kita makan. Agar jelas bagi kita Paulus mengumpamakannya dgn seorang bayi yg sewaktu bayi hanya membuhkan susu dan seiring bertambahnya usia maka tidak hanya susu tetapi mencoba makanan keras. Demikian juga kita sebagai seorang Kristen. Sampai berapa lamakah ? Menurut saya tentunya berbeda beda setiap orang, tetapi menurut saya usia kekristenan 1 tahun adalah usia kekristenan yg sudah dewasa.  Artinya sesudah 1 tahun teguran dan tanggung jawab yang semakin besar juga. Firman yg diberi juga berbeda juga. Dalam ini tentu kesabaran adalah kuncinya.

Minggu, 30 Oktober 2016

Tidak semua orang yg beriman pada Yesus akan selamat

Matius 7:21-23 (TB) Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"  Ini adalah salah satu ayat yg mengajarkan pada kita bahwa untuk diselamatkan hrs ada perbuatan baik yg manyertainya. Yaitu buah2 yg baik karena kita sdh diselamatkan oleh iman kita, perbuatan kita adalah sebagai tanda kita telah diselamatkan, ini bisa kita pahami mengapa ayat mengatankan ayat di atasnya mengenai buah yg baik. Buah tentu dihasilkan oleh pohon. Pohon mangga hasilnya ya buah mangga, pohon rambutan hasilnya ya buah rambutan. Ini tentunya sebuah proses demikian juga kita sebagai orang Kristen yang sudah diselamatkan tentu melalui proses kita menghasikan buah2 kebaikan atau merupakan wujud rasa syukur atau merupakan tanda bahwa kita telah diselamatkan. Dalam bukunya Yakobus menjelaskan bahwa iman dan perbuatan membuat kita selamat. Disini  Yakobus mengatakan beriman dulu baru perbutan yang meyertai iman itu. Atau Yakobus mengatakan iman dan perbuatan bekerja sama untuk menghasikan suatu perbuatan2 baik. Dalam Yak.2:17 Yakobus mengatakan iman yg mati kalau iman itu tdk disertai oleh petbuatan baik dari kita yg sdh diselamatkan. Sungguh suatu yg bertolak belakang apa yg dikatakan tentang orang2 yg beriman Ibr. 11:1-32 bukankah mereka semuanya justru perbuatan merekalah yg menunjukan iman mereka atau tanpa perbuatan mereka bukanlah orang2 yg beriman. Seperti Abraham dan yang lainnya.

Rabu, 19 Oktober 2016

Kasih part 2

Untuk membicarakan topik ini tdk akan cukup untuk dibahas terlalu luas dan lebar. Karena inti dari Alkitab itu sendiri, baik itu kasih Allah akan manusia maupun kasih manusia untuk Allah serta kasih manusia  untuk sesama manusia. Alkitab banyak sekali memuat topik ini, baik PL maupun PB. Seperti Mat.5:34-35 bahkan musuh kita sendiri merupakan objek kasih yang Yesus harapkan bagi pengikutnya. Tetapi hal seperti hanya bisa diwujudkan apabila kita tidak mengadihi Tuhan terlebih dahulu.

Selasa, 18 Oktober 2016

Kasih

1 Korintus 13:1-8 (TB) Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Inilah kasih itu, tentu tdk mudah menerapkannya dalam kehidupam sehari hari apalagi mengadihi orang2 yang terang2an tidak mengasihi kita. Tetapi justru saat inilah kita mewujudkan kasih itu, disaat orang2 membalas perbuatan jahat orang terhadap satu dengan yg lainnya kita tampil justru berbuat kebaikan terhadap orang2 yang betbuat jahat. Itu seperti menaruh bara api di atas kepalanya. Ayat lain berkata. Jadi sebenarnya tidaklah mudah untuk menjadi seorang kristen yang sungguh2, memang keselamatan adalah anugrah dari Tuhan. Tetapi Tuhan memberikan kita keselamatan adalah utuk berbuat baik. Dan dari ke-3 yg besar antara iman, pengharapan dan kasih. Kasih adalah yang terbesar. Kasih juga bukan hanya kata2 saja tetapi perlu diwujudkan dengan perbuatan nyata. Semoga Roh Kudus memampukan kita untuk mengasihi, kita butuh Roh Kudus untuk memampuhkan kita karena kita seorsng diti tdk akan mampuh mewujudkannya. Amin