Yohanes 2:13-17 (TB) Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku."
Yesus benar2 marah dalam hal ini, tdk pernah Yesus marah seperti ini, apa sebenarnya yang membuat Yesus marah ? Yesus marah karena Bait Allah sudah berubah fungsi atau orang2 tdk lagi datang ke Bait Allah dengan sikap yg benar, hanya rutinitas karena Musa mengajarkan seharusnya memberi persembahan yg benar adalah domba yg berumur 2 tahun dan tdk sakit atau burung merpati bagi yg tdk mampuh. Tetapi intiya adalah benar2 dengan perasaan pengorbanan yg dungguh sungguh, ini tdk lagi cukup dgn membawa uang dan pergi ke Bait Allah, nanti sesampainya di Bait Allah baru mereka beli hewan persembahan tersebut dan tentunya dengan adanya penjualan ternak domba atau burung merpati tentunya siasana Bait Allah menjadi kotor dan bau, mereka tdk lagi menghormati rumahnya Tuhan, mereka semena mena. Tentunya yg buka lapak2 penjualan hewan kurban di Bait Allah mereka hrs membayar sewa atau restribusi, kepada siapa mereka hrs membayar sewa tersebut. Memanv tdk disebutkan mungkin kepada prajurit romawi atsu bahkan kepada imam2 yg pembayarannya tentu tdk resmi atau bisa disebit juga pungli. Pertanyaan bagi kita sekarang apa yg seharusnya membuat kita marah saat kita ke Gereja ? Apakah kita marah karena parkirnya terlalu sedikit, atau acnya tetlalu panas, atau soundsystimnya terlalu keras, proyektornya tdk berkualitas dan lain sebagainya tentang asesories gedung ATAU melihat orang2 datang telat, tdk bernyanyi tdk mendengarkan kotbah dengan serius, atau apa ? Kita yang bisa menjawabnya jujur dengan hati kita. Apa yg membuat kita panas hati ?
Kamis, 16 Maret 2017
Apa yang seharusnya membuat kita marah
Rabu, 15 Maret 2017
Iman 2
Ibrani 11:36-37, 39 (TB) Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
Sunhguh ironis karena setelah pengorbanan yg mereka berikan imbalannya adalah sesuatu yg bertolak belakang. Mereka diejek, didera, dibelenggu bahkan dipenjara. Pokoknya hal hal sadis mereka dapatkan bahkan ada yang sampai digergaji hidup hidup. Kalau hal ini terjadi pada saya, apakah saya mampuh menanggungnya ? Tuhan apakah ini bisa terjadi saat ini ? Tolonglah aku agar aku kuat senantiasa menerima pencobaan pencobaan ini. Jadi memang tdk terselami segala perbuatabMu. Dan tdklah semudah yg disangka orang2, kalau jadi Kristen itu terima enaknys saja. Ada masa2 enak tetapi juga kita hrs siap sedia apapun itu yang menimpa kita. Tentunya DIA tahu apa yg kita alami dan dia tahu siapa kita. Tidak pernah DIA salah atau sengaja agar kita menderita, selalu ada hal baik yg sedang menanti kita. Asalkan kita jangan menyerah. Amin
Iman
Ibrani 11:24-27 (TB) Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.
Iman identik dengan pengorbanan, bukan kata2 saja selanjutnya buku Ibrani 11 ini memggambarkan kepada kita suatu pengorbanan sekaligus tantangan. Contohnya Musa dia rela menderita dengan umat Tuhan dari pada hidup enak menjadi putra raja, Tuhan tdk ada minta utk Musa meninggallan istana Firaun yg megah. Itu semua Musa lakukan atas inisiatifnya sendiri. Apakah kita orang2 yg berinisiatif sendiri, yg penting untuk Tuhan dan umatNya, kepentingan pribadi dikesampingkan demi memuliakan Kristus. Tuhan tolonglah saya agar menjedadi salah satu orang2 yg disebut di sini, dicstat namanya karena mempiyai iman. Mungkin kita memandang Musa rdk wise, bukankah dengan tetap berada dlm istana Musa justru bisa memenangkan orang2 istana, tetapi itu semua Musa tdk ambil karena bisa saja Musa menjadi terlena atas kemewehan Mesir dan melupakan umat Tuhan, Musa mengambil langkah iman dan bertindak. Lalu orang2 seperti Rahab, Gideon, Samson dan lain sebagainya adalah orang2 yg rela mempertaruhkan hidupnya deminTuhan serta orang2 pilihan Tuhan.
Amin
Selasa, 14 Maret 2017
Iman yang membuahkan ucapan syukur
Kolose 1:3-4 (TB) Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
Apa yang membuat Paulus senantiasa mengucap syukur ? Tidak lain ada 2 yg kita bisa gali dari ayat ini, pertama tentang iman jemaat di Kolose terhadap Tuhan Yesus dan kedua tentang kasih mereka terhadap orang2 kudus. Yang menarik adalah yang pertama dan utama adalah tentang Kristus dan yang kedua untuk membuktikan iman kepada Kristus tentunya kasih yang erat hubungannya dengan memberi. Sungguh disayangkan banyak orang berkata bahwa mereka mempunyai iman tetapi pelit dalam memberi, tentunya ada masalah dengan orang2 yg seperti ini.
Damai melampaui akal
Filipi 4:7 (TB) Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Untuk apa Tuhan memberikan damai yang melampaui akal adalah agar Tuhan memelihara kita dalam Kristus, bukan untuk kita mendapat berkat tujuanya adalah sudah jelas agar pikiran kita tetap terjaga di dalam Kristus. Tentunya Paulus paham sekali pergumulan Murid2 saat itu, dianiaya dan dohukum dengan semena mena oleh penguasa saat itu, bahkan Paulus tdk luput dari hal itu, tetapi walaupun badai melanda Paulus masih bisa menghibur Murid2 dgn perkataan ini, jadi tdk ada alasan bagi Murid2 tdk bisa melewati semua tantangan tersebut, karena semua orang tahu bahwa Pauluslah orang yg paling menderita akibat dia menjadi pengikut Kristus. Amin, Tuhan mampuhkan saya seperti Paulus yg tetap bersuka cita walaupun didera berbagai2 pencobaan. Melampaui akal bahkan segala akal menunjukan hal yg mustahil menjadi tdk mustahil. Yang di luar nalar manusia menjadi tdk lagi diluar nalar.
Jangan kuatir
Filipi 4:6-8 (TB) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
Ayat ini benar adanya tetapi sulit untuk dimengerti, apalagi bagi orang2 yamg sedang mengalami sakit dan lain sebagainya. Untuk lulus dalam ujian ini kabar baik sudah menanti. Tuhan tolonglah aku yang lemah ini, agar mampuh melewati setiap pencobaan ini dan ayat ini menjadi kekuatan serta pendorong semangat buat saya. Engkau Mahakuasa dan sanggup melepaskan saya dari keadaan ini, walaupun aku atau orang lain berpikir lain Engkau sanggup mengubah keadaan seburuk apapun menjadi baik, Engkau sanggup melakukan mujizat yg diluar nalar manusia. Amin
Senin, 13 Maret 2017
Pura pura
Roma 12:9, 13, 15 (TB) Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!
Kasih janhan pura pura, kita bisa mengasihi tetapi pura pura, bagaimana ini bisa terjadi ? Ayat selanjutnya berkata bantulah orang yang dalam kekurangan, kesusahan dan lain sebagaibya, tanpa diminta ataupun karena harus. Kasih yg pura pura itu adalah jahat adanya. Seperti apa contohnya kasih yg pura2 itu ? Kita sangat mudah berkata saya prihatin dan kasihan sama kamu tetapi tidak ada pedbuatan atau bahasa kerenya omdo doang. Bahkan sering diselipkan kataw " aku doakan " tetapi tdk dilakukan. Atau sibuk dengan diri sendiri, egois yang penting diri saya dan keluarga saya, semua tentang diri sendiri. Bersuka cita dgn orang yg lagi diberkati tetapim jangan lupa juga bersedih dengan orang yg lagi bersedih. Jangan dibalik, iri hati dgn kesuksesan orang dan cuek dengan orang yang lagi mengalami kesusahan. Kata kasih atau mengasih amat banyak tertulis di buku PB, ini menunjukan pada kita betapa inginya Tuhan agar kita saling mengasihi, bahkan tanda atau ciri2 sebagai murid Yesus adalah saling mengasihi satu dengan yg lainya, jadi kasih ini menjadi sangat penting. Tidak akan habis habisnya kalau kita bicara tentang kasih, sangat banyak arti kasih terutama dalam buku PB ini. Lalu pertanyaan bagi kota sudahkah kita mengasihi ? Atau siapkah kita mengasihi satu sama lainnya. Kasih itu pengorbanan tdk tunggu orang tersebut mengasihi kita terlebih dahulu baru kita mengasihi. Ini adalah tentang respon kita akan Tuhan. Kasih ini sangatlah luas, termasuk juga di dalamnya kasih kita kepada Tuhan . Apakah untuk memberi kepada Tuhan kita hitung2an, memang kita harus wise juga, tetapi sikap yg wise itu adalah tdk hitungan2an, toh semua yg kita miliki milik Tuhan, kalau Dia menginini Dia akan ambil tdk ada yg bisa menghalanginya. Ya Tuhan tolong hamba agar mampuh berbuat seperti apa yg Engkau mau, bukan seperti apa yang saya msu. Amin