Mazmur 140:1-3 (TB) Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (140-2) Luputkanlah aku, ya TUHAN, dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan, (140-3) yang merancang kejahatan di dalam hati, dan setiap hari menghasut-hasut perang! (140-4) Mereka menajamkan lidahnya seperti ular, bisa ular senduk ada di bawah bibirnya. Sela
Daud adalah seorang raja yang luar biasa tetapi dia tetap memiliki hati yang rendah hati tdk malu meminta bantuan. Meminta bantuan pada Tuhan adalah sikap yang tentunya disenangi oleh Tuhan, sama seperti seorang ayah yg anaknya meminta pertolongan pasti sebagai ayah akan sangat senang membantu. Meminta pertolongan apalagi kepada Tuhan harus menjadi sikap dan kebiasaan kita. Karena Maha Kuasa dan baik hati. Dia tentunya akan siap menolong kita. Amin
Selasa, 21 Maret 2017
Daud
Senin, 20 Maret 2017
Rendah Hati
Mazmur 139:23-24 (TB) Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!
Daud memiliki hati yang luar biasa untuk Tuhsn, tdklah heran mengapa Daud disebut memiliki hatinya Tuhan. Daud meminta hatinya diselidiki Tuhan dan meminta pada Tuhan untuk menuntunnya. Ya Tuhan sku juga ingin seperti Dsud yg rendah hati sekali dan mengerti betul bahwa hanya Engkaulah Allah satu satunya yg sanggup menolong, bankan Daud meminta diluruskan apabila jalannya telah serong atau salah.
Minggu, 19 Maret 2017
Tuhan itu baik
Mazmur 138:3 (TB) Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Tuhan tdk menunggu nunggu saat kita berseru, DIA akan segera datang menolong. Itulah ungkapan Daud pda Tuhan. Untuk apa ? Untuk memberikan kekuatan di dalam jiwa bukan utk melepaskan Daud dari brban yg Daud terima, tetapi agar Daud kuat menanggung beban itu. Tuhan sama seperti Daud aku hendaknya diberi kekuatan yang,pada akhirnya Engkau akan melepaskan beban ini juga, karena aku sdhvtdk kuat menanggungnya. Di atas semua itu Engkau yg tahu. Aku hendak berserah sepenuhnya padaMu ya Tuhan. Dan Engkau tahu batas kekuatan saya. Bantulah aku ya Tuhan. Inilah perasaan Daud tentang Tuhan, padahal kerab sekali Gaud juga mengeluh sepertinya Tuhan menutup telinga dan menutup mata terhadap Daud. Sebagai manusia wajar kalau Daud berpikir demikian tetapi diakhirnya selalu Tujsn itu baik, bahkan teramat baik. Amin
Sabtu, 18 Maret 2017
Raja Dunia VS Raja Sorga
Mazmur 131:1-3 (TB) Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku. Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku. Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya!
Raja Arab Saudi sdh kembali dari Indonesia dan bertolak ke Jepang dan Tiokok bagaimana cara Indonesia meyambutnya ? Raja bahkan datang dgn perlengkapan yang dpektakuler, semuanya dipersiapkan agar Raja nyaman saat berada di Indonesia. Bahkan Indonesia rela mengeluaran Milyaran rupiah demi membuat sebuah Lift khusus untuk Raja solat beberapa menit saja di Mesjid Istiqal. Jangan salah pengertian saya bukannya tdk setuju dgn penyambutan tersebut. Tentu saja saya setuju dgn peyambutan seperti itu. Tetapi sungguh berbeda sikap dan perlakuan kita terhadap kedatangan Raja Sorgawi. Tdk ada karpet merah bahkan kita cueki dan tdk dianggap. Tetapi semuanya itu tdk mengurangi kerelaanNya utk datang kedunia, bahkan DIA datang tanpa peyambutan yg laysk sebagai seorang Raja. Dan waktu yg DIA pilih juga bukan waktu yg ideal. DIA tdk memilih waktu bahkan sesudah bangsa Israel merdeka, masih dijajah bangsa lain. Semoga tulisan ini bisa meyadarkan kita utk meyambut Raja Sorgawi dengsn sikap dan hati yg benar, melebihi Indonesia meyambut Raja Salman dari Arab Saudi. Karena DIA lebih kaya dari Raja Salman, karena semua alam semesta ini milikNya. Agar kita bisa seperti Daud yg dengan jujur mengakui ketidak sobongannya, bukan hanya dengan kata2 saja tetapi juga dengan sikap dan perbuatan. Amin
Jumat, 17 Maret 2017
Tuhan sumber pertolongan
Mazmur 130:1-8 (TB) Nyanyian ziarah. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN! Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi. Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan pembebasan. Dialah yang akan membebaskan Israel dari segala kesalahannya.
Tuhan adalah sumber pertolonganku, hanya kepagaNya aku berserah dan Dia menyelamatkanku. Bahkan Daud sekalipun lagi berada dalam jurang yang dalam yang tdk mungkin ada yang menolong Daud masih berharap dan peryolongan Tuhan tdk pernah terlambat. Mungkin manudia berpikir sudah menyerah dan tdk ada harapan tetapi toh Tuhan datang untuk menolong. Amin
Kamis, 16 Maret 2017
Milik Kristus ?
1 Korintus 3:21-23 (TB) Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu: baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.
Semua milik Tuhan, apapun yg ada pada kita miliki. Jadi tdk ada yg bisa kita banggakan, kita lahir tdk membawa apa2 dan kembali juga tanpa membawa apa2 juga. Jadi kita seharusnya berpikir tentang Kristus lebih dari pada dunia ini. Kita seharusnya memikirkan kita ini milik siapa ? Miliki Kristuskah atau milik kita sendiri. Ini tentunya terkait apa yg kita beri untuk Tuhan baik materi, waktu dan tenaga kita berapa % kita beri untuk Tuhan dan berapa % utk diri kita. Kesombonganlah yg menghalangi kita utk berbuat seperti ini, bahkan ayat ini membandingkan antara hidup dan mati. Mari kita berlomba lomba untuk memberi untuk Tuhan. Janganlah kita terlalu hitung hitungan hanya utk memberi, Amin
Upah
1 Korintus 3:12-14, 16-17 (TB) Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Pencobaan pasti akan datang lepada siapa saja suka atau tfk suka. Pekerjaan kita yg selama ini baru akan terlihat. Apa maksudnya ini ? Artinya adalah saat pencobaan itu belum tiba pekerjaan yg sesungguhnya dari kota tdk terlihat. Tentu pekerjaan yg paling murah dan tdk membutuhkan biaya yg besar adalah dgn jerami dan pekerjaan yg tersulit adalah dhn emas atau batu permata. Ini tentunya sebuah perumpamaan Tuhan apa saat ini kita kerjakan dan ujian yg diterima adalah sama, yaitu sama2 dibakar dengan api tentunya yg membangunnya dgn menggunaka jerami atau rumput kering yg terbakar habis dan yg membangunnya dengan emas atau batu permata yg akan bertahan. Tinggal terserah sama kita, mau membangun pakai apa ? Apakah kita mau bersakit sakit dahulu dan bersenang2 kemudian, atau sebaliknya. Amin.