Keluaran 6:5-9 (TB) (6-4) tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku. (6-5) Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat. (6-6) Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir. (6-7) Dan Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN." (6-8) Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.
Tuhan mengingat umatnya, penderitaannumatNya. Tetapi memang dibutuhkan perjuangan umat Tuhan untuk mencapainya, tapi seolah olah mudah hanya dgn perkataan semuanya akan mulus. Tidaklah demikian akan ada penolakan2 dan penolakan itu justru datang dari umat Tuhan sendiri. Tetapi kita tahu apa cerita akhir dari perjalanan Musa nyaitu umat Tujan mendapat kebebasannya walaupun kita tahu tdk mudah dibutuhkan waktu 40 thn untuk mencapainya. Sama dengan hari ini juga tdklah mudah utk menjadi Kristen yg sungguh2, dibutuhkan komitmen dan perjuangan, tetapi janji Tuhan benar adanya. Kita perlu bersabar menunggu waktunya Tuhan, biar DIA sendiri yg menentukan waktunya. Kita hanya menunggu sambil juga berusaha mencapai janji Tuhan itu. Akan indah pada waktunya dan Tuhan tdk mungkin salah. Dia akan selalu menepati setiap janji Tuhan. Kita wajib bersyukur karena kita tahu akhir perjalanan orang Israel sehingga kita bisa kuat, tetapi hal ini tdk bagi Umat Tuhan, mereka tdk mengetahui akhir perjalanan mereka, wajar saja ada penolakan ataupun sungut2 dari umat Tuhan tersebut. Amin
Minggu, 09 April 2017
Tuhan tdk akan lupa dgn janjiNya
Tuhan tdk akan lupa dgn janjiNya
Keluaran 6:5-9 (TB) (6-4) tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku. (6-5) Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat. (6-6) Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir. (6-7) Dan Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN." (6-8) Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.
Tuhan mengingat umatnya, penderitaannumatNya. Tetapi memang dibutuhkan perjuangan umat Tuhan untuk mencapainya, tapi seolah olah mudah hanya dgn perkataan semuanya akan mulus. Tidaklah demikian akan ada penolakan2 dan penolakan itu justru datang dari umat Tuhan sendiri. Tetapi kita tahu apa cerita akhir dari perjalanan Musa nyaitu umat Tujan mendapat kebebasannya walaupun kita tahu tdk mudah dibutuhkan waktu 40 thn untuk mencapainya. Sama dengan hari ini juga tdklah mudah utk menjadi Kristen yg sungguh2, dibutuhkan komitmen dan perjuangan, tetapi per
Kamis, 06 April 2017
TANTANGAN
Keluaran 5:4, 16-19, 21-22 (TB) Tetapi raja Mesir berkata kepada mereka: "Musa dan Harun, mengapakah kamu bawa-bawa bangsa ini melalaikan pekerjaannya? Pergilah melakukan pekerjaanmu!" Jerami tidak diberikan lagi kepada hamba-hambamu ini tetapi walaupun begitu, kami diperintahkan: Buatlah batu bata. Dan dalam pada itu hamba-hambamu ini dipukuli, padahal rakyat tuankulah yang bersalah." Tetapi ia berkata: "Pemalas kamu, pemalas! Itulah sebabnya kamu berkata: Izinkanlah kami pergi mempersembahkan korban kepada TUHAN! Jadi sekarang, pergilah, bekerja! Jerami tidak akan diberikan lagi kepadamu, tetapi jumlah batu bata yang sama harus kamu serahkan." Maka mengertilah para mandur Israel, bahwa mereka ada dalam keadaan susah, karena dikatakan kepada mereka: "Kamu tidak boleh mengurangi jumlah batu bata pada tiap-tiap hari." lalu mereka berkata kepada keduanya: "Kiranya TUHAN memperhatikan perbuatanmu dan menghukumkan kamu, karena kamu telah membusukkan nama kami kepada Firaun dan hamba-hambanya dan dengan demikian kamu telah memberikan pisau kepada mereka untuk membunuh kami." Lalu Musa kembali menghadap TUHAN, katanya: "Tuhan, mengapakah Kauperlakukan umat ini begitu bengis? Mengapa pula aku yang Kauutus?
Tentunya ini di luar dari eskpektasi Musa, dia mau memolong dan meneruskan apa yang hrs Tuhan katakan, saya tdk percaya mengikut Tuhan akan mulus2 saja, kalau benar2 kita mau menegakan kebenaran tantangan pasti ada. Tapi akhir dari pergumulan dan tantangan itu adalah indah dan bagus buat kita, jangan cepat menyerah teruslah bergumul dan meminta kepada Tuhan agar Dia bebaskan kita. Sama saja seperti saat ini, disaat kita mau menolong sesorang kita akan disalahkan dan mungkin juga lebih parah dari itu. Ada yang memang orang yg mau ditolong itu berterima kasih, tetapi kita wajib menerima apa saja, kita rela manapun yg nanti kita akan terima. Karena Tuhan pasti akan memperhitungkan semuanya. Amin
Rabu, 05 April 2017
Salah Kaprah
1 Korintus 13:4-9 (TB) Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
Saya mencoba mencari tahu apasih arti kasih yang sesungguhnya ? Ternhata bayak sekali sisinya, saya mencatat ada 20 an arti kasih. Bukan hanya 2 atau 3, sering sekali kalau orang berbicara kasih langsung kita berpikir sabar, tfk marah2 dan membiarkan saja hal2 yg tdk benar terjadi ? Ternyata bukan hanya itu, kasih juga tdk sabar atau kalau kita punya kuasa atau kesanggupan untuk menolong maka anda wajib utk menolong jika anda berdiam diri saja itu sebenarnya anda tidak punya kasih. Contohnya para pemimpin atau orang2 yang punya akses menolong orang, atau bisa kita hubungi dengan ayat Yak.4:17 dan banyak ayat2 lagi. Tetapi sayangnya banyak orang salah kaprah dengan ayat tentang kasih ini, bukan saya bermaksud kita menjadi brutal tetapi mari kita menerapkan kasih dengan benar. Agar kita tdk semena mena mengutip ayat2 dlm Alkitab dengan tdk bertanggung jawab. Hanya untuk mengutip apa yang kita suka saja dan melupakan apa yg kita tdk suka. Jangan sampai yang satu dilakukan dan yg lain tdk dilakukan. Kalau kita ingin mecontohin Yesus, DIA juga pernah sangat marah saat Bait Allah disalah fungsikan menjadi sebuah pasar. Apakah kita mau mencontohi Yesus, apa yang DIA lakukan tdk populer sama sekali, tentunya banyak orang2 yg suka dengan perbuatan itu. Maukah kita mencontohi Yesus ? .Amin
Selasa, 04 April 2017
Apa yang membuat kita sibuk ?
Lukas 10:41-42 (TB) Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.
Apa yg membuat hati kita gusar ? Apakah hal hal yg " penting " ataukah hal2 yg utama. Mungkin itu yg tdk kelihatan oleh manusia tetapi itu hal yg lebih penting di mata Tuhan. Apakah kita lebih takut dengan apa yang dilihat manusia atau kita lebih takut apa yg dilihat Tuhan. Misalnya dlm sebuah kebaktian keluarga atau PDA apakah kita kuatir dengan apa kata orang tentang makanannys, lampunys, susunan bangkunya atau lain2 yg bersifat duniawi, lebih dari pengajaran apa yg dibawakan hari ini atau duasana kasih yg nyata satu dgn lainnya.
Saya masih ingat waktu saya pertama sekali datang ke Gereja, bukan suasana nyanyinya atau susana tempatnya yang membuat saya terkesan, yang membuat saya terkesan adalah tentang kasih yg tulus dan persahabatan yg tdk ada di tempat lain.
Pujian dibawakan tanpa alat musik, suasana panas tanpa ac dan tempat kebaktian yg tdk " layak" tetapi itu semua tertutupi dgn kasih yg ada. Saya percaya tdk ada dari kita yang terkesan lantaran puji2an atai tempat kebaktian yg nyaman sehingga kita mau dan rela menjadi seorang murid Yesus, semua karena firman Tuhan yang disampaikan. Para pengikut Tuhan juga begitu tertarik kepada Tuhan Yesus karena suasana nyaman dan tenang sehingga kita memutuskan menjadi murid Yesus, mari kita kembali pada Bible yg menjadi landaskan kita dan yg menjadi standard kita. Standard kita bukanlah manusiawi duniawi, tetapi manusiawi rohani. Janganlah Tuhan menegur kita seperti Yesus menegur Martha. Mari kita bertobat agar nama Tuhan semakin dimuliakan. Amin
Sampah?
Filipi 3:1-2, 4-8 (TB) Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. (3-1b) Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu. Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu, Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
Inilah pendapat dan perasaan Paulus bahwa apa yg selama ini dia usahakan dan kejar adalah sampah adanya, itu setelah ia menemukan Tuhan. Mulai dari saat Paulus dilawat Tuhan hingga dia wafat kita tahu hidupnya hanya didedikasikan untuk Tuhan saja. Pauluslah orang yg paling banyak menulis PB dari semua rasul yg ada. Tidaklah heran Paulus menjadi rasul yg sangat efektif, hatinya benar2 luar biasa utk Tuhan. Karena pencapaiannya selama ini tdklah mudah TETAPI dia berkata semuanya itu sampah belaka. Mungkin apabila ia tdk menjadi murid Yesus jabatanndan kedudukan yang tinggi telah menanti Paulus, tetapk dia r6ela melupakanmitu semua bahkan rela menderita utk Tuhan. Dan yg paling mencengangkan bahwa dia bersuka cita serta mengajak murid2 yg lain tetap di dalam sukacita walaupun memang tdklah mudah utk itu semua.
Amin
Senin, 03 April 2017
Mujizat I
Yohanes 2:7-9 (TB) Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka pun membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia memanggil mempelai laki-laki,
Ini adalah mujizat pertama sekali yg diperbuat Yesus, Yesus tdk akan mempermalukan tuan rumah, entah siapa orang yg mengadakan pesta itu, tetapi mungkin masih kerabat dekat Yesus. Sebelum mujizat itu terjadi tfk ada pujia2an atau nyanyian seperti kesurupan seperti fenomena saat ini dibeberapa gereja dimana sebeum mujizat terjadi terlebih dahulu hrs ada nyanyian peyembahan, ini tdk seperti hiasa saja terjadi begitu saja sama dgn muijzat Yesus lainnya, tanpa ritual peyembuhan, kalau Yesus melakukan peyembuhan ya orang tersebut akan semhuh, ini terlepas orang tersebut beriman atau tdk.
Ini semua tentan Yesus apakah akan meyembuhkan jika itu penyakit atau bahkan kematian sekalipun seperti Lazatus, semua ini tentang Tuhan. Dan bukan tentang kita. Jadi apapun yg terjadi pada kita, tentunya kita tetapi berharap pada Yesus dan menunggu waktunya Yesus. Ya Tuhan tolongah saya agar terus berpengharapan padaMu saja dan tetap percaya bahwa Englau tahu segala macam pergumulan saya. Kalau Tuhan berkehak tdk ada satu halpun yg dpt menahannya dan sebaliknya apabila Dia belum menyembuhkan bukan berarti Dia tdk mampuh, tetapi mungkin belum saatnya. Amin