Rabu, 03 Mei 2017

Kasih

1 Korintus 13:1-13 (TB) Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap. Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
Kekristenan memang identik dgn apa namanya kasih, bayak kali Alkitab berbicara tentang kasih. Tetapi apa itu kasih, mungkin ayat ini dengan gamblang dan sangat jelas mengatakan apa itu arti kasih yg sesungguhnya. Dengan menjelaskan kasih itu sabar, kasih itu lemah lembuy, kasih itu tdk sombong dan lain sebagainya tetapi kasih itu juga tdk membiarkan ketidak adilan. Contoh yg patut dicontoh tentang makna kasih adalah Yesus sendiri. Kasih itu bukan berarti tdk pernah marah. Beberapa kali juga melakukannya tetapi saya mencatat ada 2 hal.
1. Kalau sudah berkaitan dengan Allah atau Baitnya sepertinya Tuhan Yesus akan membela dgn mati2an, tdk ada kompromi sedikitpun. HatiNya panas dan marah sekali.
2. Kalau berkaitan dgn hal2 kecil atau kelemahaan seseorang Dia akan sabar dan bersikap lemah lembut. Melalui sharing ini saya mengajak untuk kita mencontohi sikap Tuhan kita Yesus Kristus. Amin

Senin, 01 Mei 2017

Doa dengan tidak jemu2

Lukas 18:1-8 (TB) Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku." Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
Tuhann Yesus mengilustrasikan bahwa tdk selamanya permintaan  doa kita dengan mudah, ada kalanya permintaanyg terus menerus diminta, tetapi satu hal yg pasti Tuhan akan menolong. Tetapi tetap berharap pada Tuhan. Tetapi kerap sekali saya pribadi tdk mempunyai ketahanan seperti janda ini, kerap sekali aku ingin meyerah dengan keadaanku, apalagi bila melihat orang2 yg hidupnya tdk benar keadaannya justru ok ok saja sementara orang yb mau berjuang untuk hidup benar hidupnya dalam masalah. Sering aku bertanya ? Mengapa hal ini terjadi, dimana keadilan Tuhan. Apakah Tuhan tdk tahu hal ini semua ? Tentu Tuhan tahu dan Dia berkuasa akan segala hal. Tuhan tolonglah saya yang lemah ini, agar imanku tdk kendur. Amin

Selasa, 25 April 2017

DOMBA

Matius 18:12-13 (TB) "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. 
Kita adalah domba itu dan Tujan adalah gembala yang baik itu. Ini bukan untuk merendahkan kita sebagai manusia, tetapi ini merupakan hanya sebuah perumpamaan agar kita berlaku selayaknya seperti domba bukan seperti kambing. Kambing dan domba memang banyak persamaan tetapi banyak perbedaan dalam hal karakter dan sifat. Domba itu  " bodoh ", domba itu membutuhkan teman, domba itu mengenal suara atau panggilan dari gembalanya, domba itu perlu gembala dan banyak lagi kualitas dari seekor domba yang harus kita miliki. Janganlah malu bertindak seperti seekor domba, karena Allah sangat meyayangi dombaNya. Amin

SEBUAH DOA

Pagi ini aku mau datang ke Tuhsn untuk mengadukan persoalan saya, saya tahu saya tdk berhak sebab Engkau kudus dsn benar tetapi aku tidak ada tempat untik mengadu ijinkan saya mengutarakan permohonan saya ini, ampuni saya atas kelancangan saya ini. Sepanjsng hari alu tertekan dalam ketskutan dan kesskitan, aku takut dgn kesdaznku ini hanya memyusahkan anak2ku dan istriku, aku menjadi beban mereka srbab itu aku mengadukan perihal ini padaMu sebab Engkau Maha Kuasa dan sanggup berbuat apa saja. Aku juga dibayang-bayangi rasa sakit yg tdk bisa aku tahan lagi, aku takut tdk dapat tidur. Hal ini sudah bertahun - tahun aku hadapi, aku mohon padaMu berilah aku ketenangan dan suka cita. Jangan biarkan aku menanggung beban ini semakin parah lagi. Aku menuntut keadilan padaMu, jangan hanya berdiam diri ya Tuhan, bertindaklah sebab Engkau berkuasa dan mengasihiku. Aku juga memohon agar rukoku yg di Medan memberi manfaat sebagai penolong bagi keuangan kami dan buat hatiku bergantung padaMu saja dan bukan pada hal2 materi yg tampak tetapi bergantung padaMu penolong jiwaku. Aku beruntung ada Engkau tempat aku mengadukan setiap masalahku dan Engkau sahabatku yang setia dan baik hati. Dan yang mampuh melepaskan aku dari jerat yang menamgkap aku. Dengan rendah hati aku memohon padaMu segeralah datang menolong aku. Aku iri hati melihat ketidak adilan yg terjadi dalam dunia ini. Aku bingung dan tertegun dengan hal2 yang terjadi aku takut dan tdk tahu mau berbuat apa, karena aku sadar Engkau tdk mungkin keliru dan salah. RancanganMu adalah yang terbaik untukku. Pasti selalu akan terbit pelangi sehabis hujan. Aku tahu dan percaya itu pasti akan terjadi juga dalam hidupku. Aku mau mengandalkanMu ya Tuhan dengarlah teriaku minta tolong. Tidak ada yg bisa membantu aku selain Engkau. Tolonglah anak2ku dan istriku. Jika mereka berbuat salah tolong ampuni mereka karena aku tdk bisa memberi mereka nasehat2 dan bermain dengan mereka karena jam 7.00 aku harus tidur, kalau lewat dari jam itu aku takut tdk dapat tdr lagi. Terutama anakku yang laki2 An An. Anakku yang perempuan Shera sebentar lagi akan kuliah, tolong dia agar mendapat jurusan yang dia suka dan inginkan agar dia kuliah dengan enjoy karena sesuai dengan apa yg dia mau. Universitasnya juga, baik lokasinya. Amin

Minggu, 23 April 2017

Jahat dibalas dgn kebaikan

Matius 5:39 (TB) Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Saya tdk banyak bisa komentar banyak dengan ayat ini. Karena mudah mengatakannya tetapi sukar utk diwujudkan. Inilah bedanya antara Kristen dengan agama yg lain dan Tuhan Yesus telah melakukannya dan memberi contoh buat kita semua. Yesus memang Tuhan, tetapi DIA juga manusia biasa juga sama seperti kita. Berarti kitapun sanggup wewujudkannya, hanya memang dibutuhkan peyangkalan diri. Sekali lagi saya berkata tidaklah mudah mewujudkannya. Mungkin perumpamaan yg Yesus katakan di Mat. 18:21-35 bisa membantu kita untuk melakukannya. Bukankah perumpamaan itu menunjuk ke kita. Bertekunlah dalam membaca Alkitab tertutama Mat. 18 ini, semoga dapat membantu kita. Karena kita sebagai manusia akan selalu berhadapan dengan ketidak adilan seperti ini.Amin

Jumat, 21 April 2017

Apakah Uria seorang suami yang baik ?

2 Samuel 11:1, 11-13 (TB) Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang, maka Daud menyuruh Yoab maju beserta orang-orangnya dan seluruh orang Israel. Mereka memusnahkan bani Amon dan mengepung kota Raba, sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. Tetapi Uria berkata kepada Daud: "Tabut serta orang Israel dan orang Yehuda diam dalam pondok, juga tuanku Yoab dan hamba-hamba tuanku sendiri berkemah di padang; masakan aku pulang ke rumahku untuk makan minum dan tidur dengan isteriku? Demi hidupmu dan demi nyawamu, aku takkan melakukan hal itu!" Kata Daud kepada Uria: "Tinggallah hari ini di sini. Besok aku akan melepas engkau pergi." Jadi Uria tinggal di Yerusalem pada hari itu. Keesokan harinya Daud memanggil dia untuk makan dan minum dengan dia, dan Daud membuatnya mabuk. Pada waktu malam keluarlah Uria untuk berbaring tidur di tempat tidurnya, bersama-sama hamba-hamba tuannya. Ia tidak pergi ke rumahnya. 
Mari saya mengajak anda melihat dari sisi yg lain, pertama tama apakah rumahnya jauh dari istana raja ? Tentu tdk karena Daud saja bisa melihat istrinya lagi mandi. Tetapi jawaban Uria begitu toleran dan seolah olah sangat menjunjung tinggi Allah dengan tabutnya. Sebenarnya Uria dan Betsyeba mungkin belum lama menikah ini ditandai dgn 2 hal, 1. Betsyeba masih cantik.. 2. Mereka belum memiliki anak. Jadi bisa dikatakan Uria seorang suami yg tdk baik,  Mungkin antara Uria dgn istrinya llagi berantem. Kslau Uria seorang suami yg baik tentu menunggu nunggu kapan saatnya pulang dari Medan pertempuran, agar bisa pulang ketemu sama istrinya. Apalagi rajanya sdh memberi ijin bahkan menyuruh untuk pulang ke rumah. Mungkin bagi banyak orang yg dipanggil pulang dari medan pertempuran, inilah saatnya. Uria seolsh olah seorang patriot sejati dgn mengatakan dia tdk akan pulang ke rumah karena tabut Allah dan teman2nya ada di medan pertempuran sementara dia enak bisa ke rumah dan bertemu istri, bahkan tidur dgn istri. Tetapi saar Daud mengajak makan dia ok saja bahkan sampai mabuk.
Pelajaran apa yg bisa kita ambil dari sini ? Apakah kita masih rindu dan cinta tdk dengan istri kita ? Masih adakah benih2 rindu saat lama tdk ketemu dgn istri kita, mari pupuk kembali benih2 cinta itu. Mungkin dating berdua bersama istri atau merayakan moment2 indah bersama istri, semoga cerita ini bermanfaat bagi kita. Amin

Kesembuhan

Yohanes 9:1-3 (TB) Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.
Suatu peristiwa dimana murid2 Yesus lagi bingung dan tdk mengerti apa sebenarnya yg terjadi, memang kalau kita amati dunia ini terasa Tuhan tdk adil, yg bejat dan jahat kog hidupnya diberi kelimpahan berkat dan kesehatan dan lain2 kemehan materi sementara orang jujur, baik dan hidup benar menerima suatu ganjaran yg tdk setimpal dgn perbuatannya, dimana Tuhan ? Ayat di atas memberi kekuatan buat saya kalau Tuhan punya timingNya sendiri, semua yg terjadi Tuhan tahu dan melihat kog dan semua yg terjadi Tuhan punya maksud agar Tuhan dimuliakan, semua tentang Dia. Tuhan tolong beri aku kekuatan dan ketabahan menanggung semuaya ini, karena akupun menjadi bertanya tanya tentang apa yg sedang terjadi pada saya, sayakan mau ikut Engkau dengan benar mengapa hal ini terjadi pada saya. Saya takut orang lain berpikir saya kena kutuk dan lain sebagainya memang aku bukan sesaleh seperti Ayub, tetapi Engkau tahu hatiku ya Tuhan, ampuni segala dosa dan pelanggaranku, sembuhkan penyakitku ya Tuhan, agar aku bisa memuliakan Engkau seperti dulu lagi. Kuatkan aku agar sabar menanti waktunya Engkau. Aku yakin bahwa Engkau tdk pernah salah dan pertolonganMu tdk pernah terlambat. Amin