1 Korintus 13:1-8 (TB) Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi ia bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Apabila membahas topik ini, pasti akan terjadi pro dan kontra. Tetapi sebagai pembaca Alkitab saya tdk bisa berdiam diri melihat fenomens yang terjadi. Sepanjang yang saya tahu memang ada ayat2 dalam firman Yuhan yang sulit untuk dipahami, kita harus benar2 mengerti budaya Yahudi seperti buku Wahyu tetapi ada yang secara gamblang untuk dapat dimengerti. Menurut saya ayat2 yg menceritakan bahasa Roh adalah sebuah topil yang tidak begitu rumit jika saja kita mau mrmerima Firman Allah sebagai satu2nya kebenaran, bukannya berlindung dibalik pengalaman pribadi yang tentu saja bisa salah.
Mari kita mulai dari Paulus, bahwa daripada para rasul dan tentunya orang zaman ini tidak ada yang sehebat Paulus baik bahasa Roh, nubuat, sekalipun bahasa Malaikat. Tetapi jika dia tdk memiliki kasih semuanya itu tdk berguna ? Jadi yang paling penting dari pada bahasa roh, nububatan dll adalah kasih, lalu Paulus lanjutkan apa itu kasih. Kasih adalah sabar. Berapa sering kita terjebak akan dosa ketidaksaban atau kalau kita gunakan bahasa sehari hari, jangan sok bicara bahasa roh kalau sabar saja belum kita kalahkan, lalu Paulus lanjutkan ciri2 orang yang memiliki kasih adalah tidak sombong. Orang paling sombong adalah orang yang meyatakan dirinya tdk sombong. Kita mungkin tdk sombong secara harta karena memang kita tdk punya. Bagaimana dengan kesimbongan rohani, kita mengganggap lebih rohani dan lebih baik dari orang lain apaah itu bukan sombong. Kasih itu murah hati. Murah hati adalah tindakan memberi walaupun kekurangan, bukankah kita memberi karena kita ada. Semboyan kita memberkati karena kita diberkati. Berapa sering kita tidak memberi karena kits kuatir kalau saya memberi saya tdk bijaksana. Mari kita contoh janda yg memberi dari kekurangannya memberi seluruh harta yang dia miliki. Kasih itu tdk cemburu. Kalau kita ditanya apakah kita cembiru dengan tetangga kkta atau saudara kita, kita secara diplomstis tentu tdk. Tetapi bagaimana kalau kita lihat dia orangnya tdk cinta Tujan banget bahkan tipu2 tetapi hidupnya lebih ok dari kita. Bisakah kita menahàn tdk cemburu. Maz.73:3-5.
Akkhirnya di ayat ke:8 Paulus menyimpulkan suatu kebenaran ada 3 hal.
1 Kasih adalalah yg terbesar dari bahasa Roh dan Nubuat dan kasih tidak akan berakhir.
2 Bahasa Roh akan berhenti, kapan ? Tentu itu pertanyaan selanjutnya. Hal ini bisa diperdebatkan waktunya. Tetapi yang tdk bisa diperdebatkan adalah pasti akan berhenti. Tetapi kalau kita mengacu pada Kis.2 untuk apa perlu bahasa Roh, adalah mewartakan segals petbuatan baik Allah. Berarti sekarang sudah berhenti dong, karena bukankah semua perbuatan baik Allah bagi bangsa Israel ada semua di dalam Alkitab. Semuanya tertulis dalam Alkitab, kita saja yang malas membacanya.
3 Nubuatan akan berakhir. Sama dengan bahasa Roh. Yang pasti akan berakhir. Sama dengan Nubuatan Allah semuanya ada dalam Alkitab. Mari kita baca Alkitab kita. Jadi sehabis Yohanes menuliskan buku Wahyu, maka berakhirlah Wahyu dan Nubutan.
Lalu yang tdk akan berakhir adalah Kasih. Sampai kita bera dalam Sorga kasih masih ada. Setelah di dalam Sorga tidak dibutuhkan baik bahasa roh maupun nubuat.
Lalu bagai mana dengan yang mengaku hamba Tuhan mereka berbahasa roh dan bernubuat. Sesuatu yg aneh hampir semua yg mereka nubuatkan ada dalam Alkitab. Coba kamu baca Alkitab kamu. Kamu akan meliatnya. Juga tentang penggunaan bahasa roh,tdk ada yang dipenuhi bahasa roh lalu pingsan yang mereka makin berani memberitakan injil. Waltu zaman itu jika kamu menjadi pengikut Kristus, malamnya engkau bisa di seret di masukan ke dalam penjara, dianiaya serta di bunuh, butuh keberanian bagi yang memberitakan injil juga bagi penerima Injil, keberanian itu mereka dapatkan karena Roh Kudus.
Akhirya pasal 13 ini ditutup oleh ayat 13 yang berikan 3 hal akan tinggal, nyaitu ;
1. Iman
2. Pengharapan
3. Kasih dan kasih inilah yg terbesar, Sekali lagi Paulus mengingatkan akan kasih, yang merupakan yang terbesar. Paulus ingatkan pada kita penyingkan Kasih daripada iman, dari pada pengharapan, lebih lagi dari pada bahasa roh dan nubuat. Bukan sebaiknya. Ayat2 berikutnya akan lebih jelas. Jadi ikutin terus.
Minggu, 08 Mei 2016
Bahasa Roh jiid 2
Murid2 yang mula2.
Kisah Para Rasul 2:41-47 (TB) Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Sungguh indah hidup Jemaat mula2. Apakah hal itu bisa terulang kembali ? Ini pertanyaan besar abad ini. Jawabannya tentu bisa, apakah kita menjadi berpaham kumunis yang semua berbagi sama rata ? Tentu tidak. Yang terjadi kala itu adalah karena semua mereka tetap tinggal di Yerusalem sedangkan kita tahu murid2 Yesus yang 3.000 an bayaknya sebenarnya meninggalkan semua harta bendanya tempat asal mereka berada. Ada yg sebelumnya mereka tinggal dikota mesopatamia ada yg berasal dari Kirene dll tetapi saat mereka menjadi murid Yesus dan dibaptis mereka tetap tinggal di Yerusalem untuk apa ? Saya percaya mereka harus mendapat pengajaran dari para rasul tentang ajaran Yesus, untuk mendapat kekuatan, tentu saja lama kelamaan persedian mereka menipis dan akhirnya habis, sehingga orang2 yg sudah menjadi murid Yesus sebelum mereka yang tinggal di Yerusalem, mereka tidak tinggal diam, ada saja dari mereka yg harus menjual harta benda mereka untuk apa, untuk berbagi pada merea yg kekuragan yg paling terkenal adalah Anania dan Safira diayat selanjutnya yg mati karena mereka sebagai suami istri sepakat berbohong tentang jumlah penjualan ladang mereka. Mereka mau terlihat orang yg memberi, mau kelihata bagus tetapi Tuhan tdk suka sehingga mereka berdua harus mati, irojis bukan. Karena hal inipun kerap terjad dizaman ini. Kita harus menghentikan praktek seperti itu. Dan kitapun bisa berbagi seperti Jemaat mula2 tersebut, kalau saja kita mau memperhatikan ada saja dalam Jemaat yg sedang dalam membutuhkan pertolongan, mungkin bukan dalam bentuk materi, mungkin juga dalam bentuk materi, bukan mereka malas bekerja tetapi mungkin tidak mujur atau tdk memungkinkan, apa salahhnya bagi kita yang mungkin sekali makan rp. 100.000 tetapi untuk berbagi rp 10.000 saja,mungkin untuk ongkos orang tersebut ke Gereja, bermurah hatilah sedikit, mungkin tdk ada salahnya bagi kita untuk membeli sesuatu yg saudara/i sdh perbuat guna menanbah uang jajan mereka. Saya disini mau menegur orang2 kaya yg sdh mendapat berkat. Saya tdk bilang kita jual semua rumah kita, kita jual semua mobil kita, tidak tetapi apa yang bisa kita lakukan mungkin sepulang gereja kita ajak saudara yg kita kenal miskin makan dtempat restoran yang tidak mungkin dia berpikir untuk makan direstoran itu, kita tunjukan bahwa dia saudara kita dan kita mengasihi dia, alangkah indahnya jika kitz bisa berbuat deikian dan kita bisa elakukannya, mari kita menjadi saluran berkat bagi orang lain juga. Bagi kita yg mempunyai waktu kunjungi saudara/i yang lagi bergumul, selalu ada cara untuk kita berbagi, mari tunjukan pada orang lain untuk kita saling mengasihi karena itulah tandanya bahwa kita seorang murid, maka Tuhan akan membuat jiwa2 baru akan bertambah, sesuai dengan firman Tuhan. Amin
Kisah para Rasul pasal 2
Kisah Para Rasul 2:33, 38-40 (TB) Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini. Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita." Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
Dan inilah jawaban Petrus nyaitu 2 hal :
1. Bertobat
2. Memberi diri dibaptis.
Jawaban ini tentu saja membuat mereka kaget, bingung dan bercampur dengan perasaan bertanya tanya. Bertobat dari apa, bukankah mereka yang datang ke Yerusalem dikatakan orang2 sa
leh, jadi bertobat dalam apa ? Tapi saat Petrus membeberkan semuanya, mungkin saja ada yg baru dengar bahwa Yesus disalib. Dikatakan dengan banyak perkataan lain dan Petrus dengan berani mengecam mereka, dengan arti lain mereka walaupun kelihatannya religus, mereka sadar bahwa mereka berdosa dan harus bertobat dan diselamatkan. Kerap sekali kitapun berbuat demikian kita bersembunyi dibalik topeng kereligiusan kita untuk menutupi dosa2 kita, sudah saatnya kita membuka topeng kereligiusa n kita agar bisa bertobat dan diselamatakan. Saya percaya kuasa Roh Kudus bekerja sehingga mereka hanya terdiam dan menyerahkan diri untuk dibaptis. Inilah pertobatan yg luar biasa dan sepanjang sejarah tidak pernah terjadi lagi.
Jumat, 06 Mei 2016
Bahasa Roh
Kisah Para Rasul 2:5-12 (TB) Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"
Apakah Bahasa Roh Itu ?
Waktu itu adalah hari raya Pentakosta, dimana semua orang2 Yahudi dari segala tempat datang2 bernbondong2 datang ke Yerusalem untuk merayakannya. Jadi kota Yerusalem sangat ramai. Jadi waktu rumah dimsna murud2 menginap turun sura yg sangat keras otang2 pada mendengar, kaget dan berkumpul untuk menyaksikan. Biasalah orang2 pada kepo dan pimgin tahu, orang2 yg menyaksikan itu terdiri dari orang2 Israel yang menggunakan bukan bahasa Yahudi tetapi bahasa baha Partia, Elam, mesopotakia, Yudea, Kapodikia, Asia, Frigia dan lain2 mungkin saja hanya mengetahui bahasa tresebur teritama anak anak mudanya tetapi alangkah terkejutnya mereks karena paracRasul bisa berbahasa mereka seketika tanpa belajar ssma sekali. Mereka itu adalah orang2 Nasaret. Mereka sangat kaget kog bisa ? Apa inti dari perkataan itu adalah mereka para Rasul mengucapkan perbuatan2 besar Allah dalam bahasa2 mereka sendiri. Sehingga mereka tercengan tercengang apa gerangan yang terjadi. Itulah bahasa Roh untuk pertama kslinya diperkatakan jadi bukan bahasa yg berulang diucapkan tanpa arti yang jelas. Lalu sebahagian orang yang tidak suka membuat suatu pernyataan yang bodoh dan tidak masuk akal sama sekali. Mereka berkata mereka mabuk. Kalau Para Rasul kpg bisa berkata kats dengan bahasa yg jelas dan dapat dimemgerti oleh pemakai bahasa terdebut di tempat asal mereka. Sehingga mereka menyebut mabuk akibat anggur manis. Itulah yg terjadi bagi orang2 yg tdk menerima kenyataan dan kebenaran. Bukankah hari ini terjadi juga di dalam dunia politik kita mereka berusaha mencari pembenaran diri dengsn mengucapkan kata2 yg tdk masuk akal sama sekali. Itulah sesungguhnnya yg terjadi pada kejadian tersebut. Dengsn tdk mengurangi cerita2 yg sebenarnya terjadi. Minggu2 depan kita akan membahasnya lebih jauh dengan menggabungkan ayat2 di Kotintus 13 dan 14. Hari selanjutnya kita akan membahas dampak bahasa Roh pada murid2 dan orang lain yang mendengarnya dengan seksama dan hati yg mau menerima kenyataan yang terjadi. Karena saya yakin setiap hal apalagi hal2 tersebut besar pasti ada maksud2 Tuhan untuk hal itu, demi kebaikan umat manusia. Amin
TURUNYA ROH KUDUS
Kisah Para Rasul 2:1-4 (TB) Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
PENTAKOSTA
Turunnya Roh Kudus atas orang2 percaya, mari kita sama sama memeliti ayat ini lebih jauh, buang semua yg sdh ada melekat dihati kita, dipikiran kita, ayat ini sungguh jelas bagi kita apa yang meyertai atau tanda2 apa yang meyertai Roh Kudus turun, pertama tama turun dari langit tiupan keras yang memenuhi ruangan mereka/ orang2 percaya itu kedua ada lidah api di atas kepala setiap murid Yesus dan yang ketiga yang lebih penting dari semua itu adalah mereka diberikan Roh Kudus bahasa2 lain, seperti Roh Kudus ingin ucapkan. Bukan bahasa bahasa yang tidak dapat dimemgerti bagi orang yang menggunakan bahasa tersebut. Ayat2 lain menunjukan hal itu dengan lebih jelas.
Saat teduh, 7:5:2016
Kisah Para Rasul 1:1, 12-14 (TB) Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.
Kisah Para Rasul ini dituliskan oleh Lukas. Dialah saksi mata dari mulainya misi Yesus hingga Yesus naik ke Sorga. Bukunya yang pertama adalah injil Lukas yg bersikam segala sesuatu yg Yesus lakukan selama Dia masih ada di bumi ini. Sedangkan buku kedua ini mencerikan apa yg murid lakukan dan ajarkan setelah Yesus naik ke Sorga. Yang sebelumnya sesudah Yesus, Pemimpin dan guru mereka mati dikayu salib, banyak murid2 yg kdcewa dan berpikir inilah akhirnya dan banyak dari mereka kemali ke profesi semula. Mereka belum percaya bahwa Yesus akan bangkit tetapi Dia akan meniggalkan mereka dan menjanjikan penolong Roh Kudus yg akan menuntun mereka, membuat mereka lebih berani memberitakan injil. Hal itulah yang membuat mereka terbangun kembali semangat mereka, mereka semua yg sudah menjadi murid menhewa satu tempat di Jerusalem. Berkumpul bersama saling menguatkan, menatikan janji Yesus bahwa akan dibaptis oleh roh kudus yg akan membuat mereka berani memberitakan injil dan mereka taaat mereka semua berkumpul dan berdoa. Saya bisa merasakan aroma ketakutan yanb luar biasa, mereka takut pada para imam dan rakyat Jerusalem yg telah membunuh Yesus, mereka juga takut pada tentara Romaw. Yang pada ayat ke-2 roh kudus turun memenuhi mereka. Itulah selanjutya yang akan kita bicarakan, apa tanda tandanha, apa yg roh kudus perbuat atas mereka dan yang paling penting efek dari kepeuhan mereka aka rohkudus. Karena ayat2 ini banyak sekali disalah gunakan dan orang2 yg tdk menelitiya akan tertipu, asyik dengan hal2 yg mistik dan meninggakan kebenaran firman Tuhan. Mereka mencomot ayat ini tanpa mengerti dengan jelas itulah yg akan kita akan bahas di ayat2 selajutnya dari buku Kisah para rasul ini. Semoga Roh kudus memberikan pada kita hati yg murni. Amin
Kamis, 05 Mei 2016
Saat teduh, 6-5-2016 Pagi Hari
Kisah Para Rasul 1:1-3 (TB) Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
Yesus telah bangkit, ini pernyataan yang tidak terbantahkan, karena banyak saksi yg melihat dan selama 40 hari Ia berulang kali menampakann diro dan membuktikan diri dengan berbagai muzijat bhwa Ia memang telah bangkit dari kubur dan kini Dia hidup. Ini menjadi momen yang sangat penting. Karena para pengikut rasul terpukul sejak kematian Yesus mereka pikir sudah berakhir perjuangan dan perjalanan mereka, mereka berhenti meneruskan ajaran Yesus dan kembai kedesa mereka untuk menjadi nelayan kembali. Mereka kehiangan sosok pemimpin yang selama ini menuntun mereka, membela mereka dengan mujizat2Nya sekarang Pemimpin mereka telah mati. Tetapi salah seorang murid yg bernama Lukas yg notabene seorang tabib yang mempunyai akses keorang orang terkenal seperti Teofilus tdk tinggal diam, mungkin dia sebagai salah sdorang pengikut Yesus melihat banyak orang yg berusaha menuliskan cerita hidup Yesus yang salah tidak sesusi fakta dengan segala motivasi yang ada, sehingga munuculah Lukas untuk menceritakan hal yang sebenarnya terjadi dan bukan sampai disitu saja Lukaspun menuliskan apa2 yg menjadi ajaran Yesus selama Dia hidup. Saya yakin Lukas berupaya sedapat dan sebaik mengingatnya kembali dan puji syukur pada Tuhan sehingga kini kita bisa belajar dari sisi Lukas tentang apa yg telab Yesus ajarkan pada murud2Nya. Sebagai tambahan Lukas menuliskan 2 buku pertama berjudul Injil Lukas dan yg kedua yg amat penting sdhingga kita hari ini tahu bagaimana hidup murid2 pasca kematian Yesus dan muculnya Geraja mula2 nyaitu buku Kisah Para Rasul. Tidak heran setelah itu bsnyak murid2 yg berani memberitakan injil karena meyaksikan sendiri Yesus hidup dan bangkit dari kubur, itu memberi mereka semangat dan motivasi untuk memberitakan bahwa Yesus yg telah mati dan disalibkan benar benar hidup. Yesus benar2 hidup bagaimana hidup kita sekarang, masihkah menjadi looser atau menjadi pemenang. Mana yang kita percayai....saya mau berdoz dan berterima kasih pada Markus yg menuliskan buku Kisah Para Rasul ini, yang nantinya banyak kita bahas dan kupas karena buku ink adalah sebagai contohan bagi kita pada zaman in bagaimana sebenarnya hidup orang Kristen itu menjadi. Ia Sewaktu Lukas menuliskan ini semua dia didorong oleh kuasa roh kudus sehingga tulisan tulisannya bukanlah tulisan biasa yg tanpa makna....kalau saja kita bisa menerapkan ajaran2 yg diajarkan 60% saja kita sudah menjadi manusia baru apalagi kalau bisa mencapai 90% atau 100%. Maka kita akan menjadi kristen yg sempurna. Amin